Selasa, 28 Juni 2011
Berbeda dengan perayaan kemenangan di sejumlah kompetisi pada umumnya, Primera Division La Liga mengenalkan sebuah tradisi unik sekaligus menarik dalam menyambut sang juara. Orangorang Spanyol menyebutnya el pasillo. Tradisi ini biasanya digelar di partai kandang terakhir tim juara menjelang penutup musim seperti yang tampak dalam partai Barcelona versus Deportivo La Coruna pekan lalu di Camp Nou.
Secara harfiah, pasillo berarti “koridor, lorong”. Layaknya sebuah tradisi yang turun-temurun dan tumbuh di masyarakat, tidak ada catatan pasti bagaimana pasillo mulai merasuk ke dalam lingkungan sepak bola Spanyol. Bisa disebut pasillo adalah folklor bagi kebanyakan masyarakat Hispania di Amerika Latin. Dengan kata lain, pasillo adalah hasil kebudayaan manusia yang populer, menasional, dan turun-temurun.
Mengadopsi genre musik waltz khas Amerika Latin, pasillo adalah sejenis tarian komunal dalam sebuah kegiatan sosial masyarakat yang mengekspresikan kegembiraan karena datangnya kemerdekaan hidup. Berjajar saling berhadapan, setiap pasangan sebagai pusat perhatian menari bergantian dengan tepukan irama ¾.
Sebagai sebuah aksentuasi sosial, tidaklah mengherankan bila pasillo kemudian menular ke lingkungan sepak bola sebagai permainan komunal melalui para penggila olah raga ini. Ketika tim yang didukung memenangi pertandingan, mereka pun menari bergembira merayakan keberhasilan tersebut. Sekelompok orang di tribun kemudian berbaris membentuk semacam “lorong” dengan salah seorang menari sebagai pusat perhatian. Konon, keunikan perayaan ini diasosiasikan sejumlah jurnalis mirip sebuah catwalk.
Kini, konsep pasillo tidak mengalami pergeseran, hanya sedikit mengalami modifikasi karena diimplementasikan di atas lapangan.
Seolah panggung catwalk, setiap tapak kaki para juara di altar sepak bola yang diiringi aplaus pendukung menerobos "lorong" pemain lawan menuju penghormatan sang juara.
Sumber: Bolanews.com
Sumber: Bolanews.com
Powered By Facebook a>
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar